Jakarta — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa perguruan tinggi harus bertransformasi menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya, Brian menjelaskan bahwa di banyak negara maju, keberhasilan ekonomi sangat erat kaitannya dengan kekuatan universitas dalam riset dan inovasi. “Ketika diklasterkan, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di dunia itu identik dengan kemajuan universitas. Jadi perguruan tinggi memiliki peran sangat signifikan,” ujarnya.
Menurut Brian, salah satu indikator kemajuan ekonomi adalah kemampuan negara dalam menghasilkan royalti dari hasil penelitian dan mengkomersialisasikan inovasi kampus. Ia mengungkapkan bahwa dari 100 klaster ekonomi global berbasis sains dan teknologi, sebanyak 54 di antaranya ditopang oleh perguruan tinggi. Untuk mencapai status negara berpendapatan menengah ke atas, dengan pendapatan per kapita di atas 15.000 dolar AS per tahun, Indonesia memerlukan pertumbuhan ekonomi sekitar 8 persen per tahun. Namun, angka tersebut belum pernah kembali dicapai sejak tahun 1997.
Sebagai langkah strategis, Brian mendorong perguruan tinggi, khususnya yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), untuk aktif menjalin kerja sama dengan dunia industri. Ia juga mengajak kampus agar tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik dan penelitian dasar, tetapi juga mendorong hilirisasi riset sehingga mampu melahirkan industri baru berbasis inovasi dan teknologi.
Lebih jauh, Brian menekankan pentingnya sinergi antara kampus, industri, dan pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai bahwa riset di Indonesia masih banyak yang berhenti pada tahap jurnal atau prototipe, belum menjadi produk komersial yang berdampak nyata. Karena itu, ia berharap perguruan tinggi dapat menjadi penggerak utama dalam menciptakan ekosistem inovasi yang kuat dan berkelanjutan, sehingga kampus benar-benar menjadi andalan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa.
#nasional #pendidikan #ekonomi
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.