Umum   Kapolri Dorong Fatwa Haram Vape, MUI Siapkan Kajian Komprehensif Pemprov Sulteng   Anwar Hafid Sambut Kedatangan Duta Besar Rusia, Buka Peluang Kerja Sama dengan Sulawesi Tengah Sains   Pengaruh Game Online terhadap Karakter Anak: Peran Orang Tua dalam Membentuk Perilaku Positif Pemda Buol   Bupati Buol Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Siap Perluas Akses Modal untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Umum   Selamat Hari Santri Oleh Yayasan Auna Center Indonesia Teknologi   Dua Celah Kritis PHP Ancam Keamanan Website di Seluruh Dunia, Administrator Diminta Segera Bertindak Umum   Pemkab Buol Evaluasi PJU, Perbaikan Lampu Jalan Dipercepat Umum   Greenpeace Indonesia Soroti Krisis Iklim yang Memperberat Beban Hidup Masyarakat Umum   Gubernur Anwar Hafid Dorong Beasiswa bagi Guru dan Tenaga Kesehatan di Sulawesi Tengah Umum   Pemkab Buol dan SMAN 1 Biau Kampanyekan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan
Nona Baby Shop
Pasang Iklan

Hari Guru Nasional: Guru Hebat, Indonesia Kuat, Nilai TKA Merosot?

Pendidikan  25 November 2025
Hari Guru Nasional: Guru Hebat, Indonesia Kuat, Nilai TKA Merosot?


Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November di seluruh Indonesia. Berbagai kegiatan digelar untuk menghormati peran guru. Namun perayaan ini diwarnai isu rendahnya nilai TKA siswa yang kembali mencuat.

 

Pernyataan Mendikdasmen mengenai rendahnya TKA memicu pro dan kontra di media sosial. Sebagian mendukung kritik tersebut, sementara sebagian lainnya merasa tersudutkan. Hal ini menunjukkan masalah pendidikan kita masih jauh dari selesai.

 

TKA adalah alat evaluasi mutu pembelajaran, bukan untuk menyalahkan siswa. Rendahnya nilai menandakan proses belajar mengajar belum tepat sasaran. Fokus utama mestinya pada perbaikan metode dan strategi pembelajaran.

 

Siswa tidak boleh dijadikan kambing hitam dalam kegagalan sistem. Mereka belajar sesuai bimbingan yang diberikan guru dan sekolah. Jika hasilnya rendah, proses pembelajaran harus ditinjau ulang.

 

Guru harus melihat hasil TKA sebagai bahan refleksi profesional. Bukan sibuk mencari siapa yang salah. Perubahan paradigma menjadi keharusan dalam menghadapi kondisi ini.

 

Beberapa guru masih membandingkan siswa zaman dulu dengan sekarang. Mereka mengatakan siswa dulu lebih patuh dan mendengar guru. Pandangan ini tidak lagi relevan di dunia yang berubah.

 

Siswa saat ini tumbuh di era digital yang serba cepat. Informasi tersedia melimpah melalui internet dan media digital. Mereka belajar tidak lagi hanya dari guru sebagai sumber utama.

 

Generasi digital membutuhkan pendekatan pembelajaran yang berbeda. Mereka membutuhkan interaksi, kreativitas, dan pengalaman nyata dalam belajar. Ceramah panjang tidak lagi efektif seperti dahulu.

 

Guru harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pola belajar siswa. Literasi digital menjadi bagian penting kompetensi pendidik. Pembelajaran perlu diarahkan untuk membentuk kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa.

 

Hari Guru Nasional tidak cukup hanya dirayakan dengan seremoni. Momentum ini harus menjadi pengingat untuk terus berbenah. Masa depan pendidikan ditentukan oleh kesediaan guru untuk berubah.

 

Guru memiliki peran penting dalam mencerdaskan bangsa. Transformasi pembelajaran adalah tugas besar yang tidak boleh ditunda. Guru harus menjadi pelajar sepanjang hayat untuk menyesuaikan diri dengan zaman.

 

Jika slogan “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ingin benar-benar bermakna, maka guru harus kompeten untuk mengahsilkan generasi cerdas. Tanpa perubahan pendekatan, slogan itu hanya akan menjadi kata-kata kosong tanpa bukti nyata.

#edisihgn2025 #hgn2025 #pgri #guru #karikatur

  • Penulis: Hariyanto S. Auna
  • Editor: Hariyanto S. Auna
đź’¬ Tinggalkan Komentar

Silakan login untuk komentar

🔑 Masuk dengan Google

Belum ada komentar

Edisi Terkait

Selengkapnya →
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #indonesia #hukum #sulteng #politik #internasional #pemprov #paleleh #pilihan #guru #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #edisihgn2025 #teknologi #kpk #timnas #sorotan #kabupaten #info #prabowo #presiden #pgri #hgn #sains #pahlawan #seagames2025 #masjid #karikatur #duka #psdku #liga #mtq #dprd #asia #gubernur #polri
Info


Info



Editorial →


f X IG IG TikTok