Hukum   OTT Kepala Daerah: Mampukah Memberi Efek Jera atau Hanya Sekadar Isu Sesaat? Umum   TNI AD Kerahkan 21.707 Prajurit dan Alutsista Demi Selamatkan Warga Terdampak Bencana di Sumatra Kesehatan   Betis sebagai ‘Jantung Kedua’ — Pentingnya Otot Kaki untuk Sirkulasi Darah Khazanah   Bencana Alam: Ulah Manusia, Dosa, dan Peringatan Ilahi menurut Al‑Qur’an Hukum   MA Tekankan: Rehabilitasi Presiden Bukan Hambatan Hukum, Tapi Hak Istimewa Konstitusional Politik   Cak Imin Prihatin Lihat Konflik Internal PBNU, Minta Semua Pihak Menahan Diri Pendidikan   Digitalisasi Kelas Rasakan Dampaknya: Sekolah di Indonesia Kini Lebih Hidup Olahraga   Musim Baru Bergulir: Liga Nusantara 2025/26 Resmi Dibuka Hari Ini Khazanah   Islam Pandang Liburan sebagai Aktivitas Bernilai Asal Dilakukan Secara Bijak Pendidikan   Prabowo: Pendidikan Jadi Investasi Utama Bangsa Demi Masa Depan Cerah

Menjaga Marwah Pendidikan dari Kepemimpinan yang Tersesat

Pendidikan  12 November 2025
Menjaga Marwah Pendidikan dari Kepemimpinan yang Tersesat
(dibuol.com)

Pendidikan adalah jantung kemajuan suatu daerah. Di sinilah letak tanggung jawab besar Dinas Pendidikan sebagai garda terdepan penjaga marwah pendidikan di Kabupaten Buol. Instansi ini bukan sekadar pengelola anggaran, tetapi pemegang amanah moral untuk memastikan generasi muda tumbuh dalam sistem yang sehat, berintegritas, dan berkeadilan.

 

Namun, bahaya besar muncul ketika kepemimpinan di instansi ini berada di tangan yang salah. Kursi strategis yang ditempati oleh sosok yang tidak memahami hakikat pendidikan akan mengacaukan arah kebijakan. Lebih parah lagi, jika jabatan hanya dijadikan ladang proyek dan keuntungan pribadi, maka rusaklah sendi-sendi pendidikan daerah.

 

Anggaran pendidikan memang besar, tetapi tidak ada artinya jika dikelola tanpa integritas. Masalah muncul ketika pemimpin Dinas Pendidikan justru berurusan dengan “kontraktor-kontraktor kotor” yang menjadikan ruang kelas sebagai ladang bisnis. Akibatnya, kualitas pendidikan merosot karena kepentingan sempit mengabaikan kebutuhan guru, siswa, dan sekolah.

 

Dalam situasi seperti ini, Bupati Buol harus benar-benar jeli dan berhati-hati dalam memilih Kepala Dinas Pendidikan. Jabatan strategis ini tidak boleh diisi oleh orang-orang bermasalah, apalagi yang memiliki persoalan hukum atau rekam jejak integritas yang diragukan. Sebab, ketika pemimpin pendidikan tidak bersih, maka sulit berharap pendidikan dapat berjalan lurus.

 

Harapan kita, Bupati memilih sosok yang benar-benar memahami pendidikan, bukan pemimpin titipan dari pejabat-pejabat kotor. Kita membutuhkan figur yang tumbuh dari kehidupan sekolah, bukan yang hadir karena kebetulan atau kedekatan tertentu. Kita membutuhkan pemimpin yang datang karena panggilan tanggung jawab dan nurani.

 

Menjaga marwah pendidikan bukan tugas kecil. Membutuhkan integritas, kepemimpinan yang bersih, dan keberanian menolak segala bentuk permainan kotor. Karena ketika pendidikan jatuh ke tangan yang salah, maka yang hancur bukan hanya sistem, tapi juga masa depan anak-anak kita.

 

Lebih baik memilih yang tepat daripada memaksakan yang bermasalah. Menyerahkannya pada orang yang salah berarti mempertaruhkan masa depan pendidikan Buol. Maka, menjaga marwah pendidikan harus dimulai dari orang-orang yang bersih, jujur, dan berpihak pada nilai-nilai moral, bukan kepentingan pribadi.

 

#karikatur #pendidikan

  • Penulis: Hariyanto S. Auna
  • Editor: Nuriyati Hamzah
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #guru #pendidikan #pariwisata #pilihan #politik #hukum #wisata #paleleh #internasional #laut #pantai #sulteng #pemprov #hgn #edisihgn2025 #islam #presiden #pgri #bupati #pahlawan #bisnis #timnas #kpk #indonesia #khazanah #sorotan #info #prabowo #karikatur #sains #psdku #dprd #polisi #bencana #masjid #keuangan #ilmu #duka #edisipsdku #teknologi #liburan #pertanian #liga #pemandangan
Info

Hari Guru Nasional 2025
Bapenda Sulteng Bebaskan Tunggakan dan Denda PKB, Berlaku 19 November–20 Desember 2025

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok