Khazanah   Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H melalui Sidang Isbat 2026 Umum   Pawai Obor Terangi Malam Buol, Warga Antusias Sambut Ramadhan 1447 H Pemda Buol   Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Ketahanan Daerah Pemda Buol   Hari Desa Nasional 2026: Pemkab Buol Perkuat Peran Desa sebagai Motor Pembangunan Pemda Buol   Pemkab Buol Tingkatkan Sinergi dengan LAN RI untuk Pengembangan Kapasitas ASN dan Inovasi Pemerintahan Pemda Buol   Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira di Koramil 1305-05 Biau, Kabupaten Buol Umum   Wakil Bupati Buol Tutup MTQ XII dan Tetapkan Tuan Rumah MTQ XIII Politik   Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Secara Maksimal untuk Percepatan Pembangunan Sumatera Hukum   KPK Jadwalkan Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Perkara yang Ditangani Olahraga   Indonesia Tambah 9 Emas, Posisi Klasemen Medali SEA Games 2025 Menguat

Menjaga Marwah Pendidikan dari Kepemimpinan yang Tersesat

Pendidikan  12 November 2025
Menjaga Marwah Pendidikan dari Kepemimpinan yang Tersesat
(dibuol.com)

Pendidikan adalah jantung kemajuan suatu daerah. Di sinilah letak tanggung jawab besar Dinas Pendidikan sebagai garda terdepan penjaga marwah pendidikan di Kabupaten Buol. Instansi ini bukan sekadar pengelola anggaran, tetapi pemegang amanah moral untuk memastikan generasi muda tumbuh dalam sistem yang sehat, berintegritas, dan berkeadilan.

 

Namun, bahaya besar muncul ketika kepemimpinan di instansi ini berada di tangan yang salah. Kursi strategis yang ditempati oleh sosok yang tidak memahami hakikat pendidikan akan mengacaukan arah kebijakan. Lebih parah lagi, jika jabatan hanya dijadikan ladang proyek dan keuntungan pribadi, maka rusaklah sendi-sendi pendidikan daerah.

 

Anggaran pendidikan memang besar, tetapi tidak ada artinya jika dikelola tanpa integritas. Masalah muncul ketika pemimpin Dinas Pendidikan justru berurusan dengan “kontraktor-kontraktor kotor” yang menjadikan ruang kelas sebagai ladang bisnis. Akibatnya, kualitas pendidikan merosot karena kepentingan sempit mengabaikan kebutuhan guru, siswa, dan sekolah.

 

Dalam situasi seperti ini, Bupati Buol harus benar-benar jeli dan berhati-hati dalam memilih Kepala Dinas Pendidikan. Jabatan strategis ini tidak boleh diisi oleh orang-orang bermasalah, apalagi yang memiliki persoalan hukum atau rekam jejak integritas yang diragukan. Sebab, ketika pemimpin pendidikan tidak bersih, maka sulit berharap pendidikan dapat berjalan lurus.

 

Harapan kita, Bupati memilih sosok yang benar-benar memahami pendidikan, bukan pemimpin titipan dari pejabat-pejabat kotor. Kita membutuhkan figur yang tumbuh dari kehidupan sekolah, bukan yang hadir karena kebetulan atau kedekatan tertentu. Kita membutuhkan pemimpin yang datang karena panggilan tanggung jawab dan nurani.

 

Menjaga marwah pendidikan bukan tugas kecil. Membutuhkan integritas, kepemimpinan yang bersih, dan keberanian menolak segala bentuk permainan kotor. Karena ketika pendidikan jatuh ke tangan yang salah, maka yang hancur bukan hanya sistem, tapi juga masa depan anak-anak kita.

 

Lebih baik memilih yang tepat daripada memaksakan yang bermasalah. Menyerahkannya pada orang yang salah berarti mempertaruhkan masa depan pendidikan Buol. Maka, menjaga marwah pendidikan harus dimulai dari orang-orang yang bersih, jujur, dan berpihak pada nilai-nilai moral, bukan kepentingan pribadi.

 

#karikatur #pendidikan

  • Penulis: Hariyanto S. Auna
  • Editor: Nuriyati Hamzah
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #hukum #indonesia #politik #internasional #sulteng #paleleh #guru #pemprov #pilihan #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #hgn #edisihgn2025 #kpk #timnas #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #pahlawan #seagames2025 #masjid #karikatur #duka #teknologi #sains #psdku #liga #mtq #dprd #asia #polisi #nusantara #asn
Info

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉️ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok