Aktor senior tanah air, Epy Kusnandar, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh istrinya, Karina Ranau, melalui unggahan di media sosial yang kemudian cepat menyebar di berbagai platform. Kepergian aktor yang dikenal luas lewat perannya sebagai Kang Mus dalam serial “Preman Pensiun” itu mengejutkan publik dan memicu gelombang belasungkawa dari masyarakat serta para pelaku industri hiburan.
Epy Kusnandar dikenal sebagai sosok pekerja seni yang konsisten dalam dunia teater, film, dan televisi. Sepanjang kariernya, ia telah membintangi berbagai judul yang memperlihatkan kepiawaian aktingnya, baik dalam peran komedi maupun drama. Dedikasinya terhadap seni peran membuatnya dihormati oleh rekan seprofesi dan dicintai oleh penggemarnya di berbagai kalangan.
Sebelum wafat, Epy masih aktif berkegiatan di dunia hiburan. Pada 2025, ia sempat terlibat dalam film horor terbaru yang menarik perhatian publik. Dalam beberapa kesempatan wawancara, Epy bahkan menyinggung tentang wasiatnya dan keinginannya untuk dimakamkan di kampung halamannya di Garut, sebuah pesan yang kini terasa begitu mengharukan bagi banyak orang yang mengenalnya.
Rekan-rekan artis dan tokoh publik menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Epy. Banyak yang mengenang sosoknya sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan penuh humor di balik layar. Sementara itu, warganet juga membanjiri berbagai platform media sosial dengan doa serta kenangan tentang sosok yang telah mewarnai dunia hiburan Indonesia selama puluhan tahun.
Kepergian Epy Kusnandar menjadi kehilangan besar bagi industri hiburan nasional. Karya-karyanya yang berkesan, komitmennya terhadap seni, serta perjuangannya melewati berbagai tantangan hidup meninggalkan pesan inspiratif bagi generasi aktor selanjutnya. Dunia seni peran Indonesia kini berduka, namun jejak karya dan kenangan tentang Epy akan tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam sejarah perfilman Indonesia.
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.