Bandara Pogogul Kabupaten Buol, tercatat sekitar enam bulan berturut-turut tanpa kedatangan pesawat. Sepinya aktivitas ini berdampak pada operasional bandara dan aktivitas ekonomi di sekitarnya. Kurangnya penumpang menjadi penyebab utama kondisi tersebut.
Seorang pegawai bandara menjelaskan, sebelumnya sebagian besar penumpang adalah pegawai yang melakukan perjalanan dinas. Aktivitas kedinasan tersebut rutin membawa penumpang ke dan dari Buol. Namun, saat ini jumlah perjalanan pegawai berkurang signifikan, kemungkinan dipengaruhi efisiensi anggaran.
Meski demikian, pegawai yang bertugas bandara mengatakan mereka tetap siaga setiap saat di bandara. Bandara Pogogul dikategorikan sebagai bandara yang siap menerima pendaratan kapan saja. Hal ini membuat petugas tetap bekerja meski bandara tidak ada penerbangan reguler.
Dampak kondisi sepi ini juga dirasakan sektor pendukung seperti transportasi darat dan usaha kecil di sekitar bandara. Kehadiran pesawat sebelumnya menjadi penggerak ekonomi lokal. Kini, kondisi yang sepi membuat aktivitas ekonomi ikut menurun.
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.