KH Anwar Iskandar kembali terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk periode 2025-2030 melalui rangkaian pemilihan pada Munas XI yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu 22 November 2025. Proses pemilihan dilakukan dengan sistem musyawarah mufakat (Ahlul Halli wal Aqdi) oleh 19 formatur yang mewakili berbagai elemen ulama, ormas, dan pesantren.
Pada susunan kepengurusan baru MUI periode 2025-2030 turut ditetapkan KH Maâruf Amin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, sementara posisi Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Buya Amirsyah Tambunan. Wakil-Ketua Umum diisi oleh tiga tokoh ormas besar: KH M Cholil Nafis, KH Marsudi Syuhud dan Buya Anwar Abbas.
Dengan kepemimpinan baru ini, MUI menghadapi tugas besar dalam memperkuat perannya sebagai lembaga ulama paling luas di tanah air, baik dalam memberikan arah keagamaan maupun menjaga harmoni sosial. Para pengurus diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman, termasuk perkembangan digital dan tantangan sosial-keagamaan yang semakin kompleks. Tugas mereka tidak hanya bersifat internal tetapi juga memegang tanggung jawab publik sebagai mitra umat dan negara.
Kepemimpinan KH Anwar Iskandar diharapkan membawa kesinambungan sekaligus inovasi dalam berbagai program MUI lima tahun ke depan. Dengan dukungan struktur pengurus yang mencerminkan keragaman ormas dan wilayah, diharapkan terjadi sinergi yang lebih baik antar-elemen umat. Waktu lima tahun ini akan menjadi penting dalam mengukuhkan posisi MUI sebagai lembaga yang responsif, kredibel, dan relevan.
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.