Khazanah   Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H melalui Sidang Isbat 2026 Umum   Pawai Obor Terangi Malam Buol, Warga Antusias Sambut Ramadhan 1447 H Pemda Buol   Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Ketahanan Daerah Pemda Buol   Hari Desa Nasional 2026: Pemkab Buol Perkuat Peran Desa sebagai Motor Pembangunan Pemda Buol   Pemkab Buol Tingkatkan Sinergi dengan LAN RI untuk Pengembangan Kapasitas ASN dan Inovasi Pemerintahan Pemda Buol   Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira di Koramil 1305-05 Biau, Kabupaten Buol Umum   Wakil Bupati Buol Tutup MTQ XII dan Tetapkan Tuan Rumah MTQ XIII Politik   Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Secara Maksimal untuk Percepatan Pembangunan Sumatera Hukum   KPK Jadwalkan Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Perkara yang Ditangani Olahraga   Indonesia Tambah 9 Emas, Posisi Klasemen Medali SEA Games 2025 Menguat

Apakah Kucing Dapat Mengalami Gagal Melahirkan?

Sains  24 November 2025
Apakah Kucing Dapat Mengalami Gagal Melahirkan?
Hariyanto S. Auna

Kucing adalah hewan yang umumnya mampu melahirkan sendiri tanpa bantuan manusia. Namun, dalam beberapa kasus, kucing dapat mengalami kondisi serius yang disebut distokia atau kegagalan melahirkan. Distokia terjadi ketika proses persalinan berjalan tidak normal dan anak kucing tidak dapat keluar sebagaimana mestinya.

 

Salah satu tanda utama kegagalan melahirkan adalah ketika air ketuban sudah pecah, tetapi anak kucing tidak kunjung keluar dalam waktu lebih dari 2 jam. Kontraksi kuat yang berlangsung lama tanpa hasil juga merupakan indikasi bahwa ada masalah pada proses kelahiran. Jika kondisi ini terjadi, induk kucing berada dalam situasi darurat yang memerlukan perhatian segera.

 

Kegagalan melahirkan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya, ukuran anak kucing terlalu besar untuk jalur lahir, posisi janin yang tidak tepat, otot rahim yang lemah, atau adanya anak kucing yang sudah mati dalam kandungan dan menghalangi jalan lahir. Selain itu, kucing yang terlalu muda, terlalu tua, atau pertama kali melahirkan juga lebih berisiko mengalaminya.

 

Jika kegagalan melahirkan terjadi dan tidak segera ditangani, risiko bagi induk dan anak-anaknya sangat tinggi. Induk bisa mengalami infeksi, kelelahan parah, bahkan kematian. Sementara anak kucing dalam kandungan dapat mengalami kekurangan oksigen dan akhirnya tidak dapat diselamatkan jika kelahiran terlalu lama tertunda.

 

Oleh karena itu, sangat penting bagi pemilik untuk mengawasi proses melahirkan kucing dengan baik. Jika terlihat ada tanda-tanda bahaya, segera cari bantuan dokter hewan. Apabila akses ke dokter hewan sulit, tetap harus dilakukan tindakan dasar seperti menjaga kucing tetap hangat, nyaman, tidak stres, dan memastikan jalan lahir bersih sambil menunggu pertolongan. Kesadaran dan penanganan cepat dapat menyelamatkan nyawa induk maupun anak kucingnya.

 

#sains #hewan #kucing

  • Penulis: Hariyanto S. Auna
  • Editor: Nuriyati Hamzah
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #hukum #indonesia #politik #internasional #sulteng #paleleh #guru #pemprov #pilihan #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #hgn #edisihgn2025 #kpk #timnas #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #pahlawan #masjid #seagames2025 #karikatur #duka #teknologi #sains #psdku #liga #mtq #dprd #asia #polisi #asn #nusantara
Info

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉️ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok