Khazanah   Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H melalui Sidang Isbat 2026 Umum   Pawai Obor Terangi Malam Buol, Warga Antusias Sambut Ramadhan 1447 H Pemda Buol   Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Ketahanan Daerah Pemda Buol   Hari Desa Nasional 2026: Pemkab Buol Perkuat Peran Desa sebagai Motor Pembangunan Pemda Buol   Pemkab Buol Tingkatkan Sinergi dengan LAN RI untuk Pengembangan Kapasitas ASN dan Inovasi Pemerintahan Pemda Buol   Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira di Koramil 1305-05 Biau, Kabupaten Buol Umum   Wakil Bupati Buol Tutup MTQ XII dan Tetapkan Tuan Rumah MTQ XIII Politik   Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Secara Maksimal untuk Percepatan Pembangunan Sumatera Hukum   KPK Jadwalkan Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Perkara yang Ditangani Olahraga   Indonesia Tambah 9 Emas, Posisi Klasemen Medali SEA Games 2025 Menguat

Gunung Api “Tidur” Bisa Bangkit Tiba‑tiba — Begini Penjelasannya

Sains  26 November 2025
Gunung Api “Tidur” Bisa Bangkit Tiba‑tiba — Begini Penjelasannya
https://ilmugeografi.com/

Beberapa gunung api yang sudah lama diam atau “tidur” ribuan tahun bisa mendadak meletus tanpa peringatan panjang. Kondisi ini menimbulkan keheranan banyak orang, karena selama berabad‑abad tidak ada aktivitas vulkanik yang tampak. Meski demikian, para ilmuwan menjelaskan bahwa di bawah permukaan bumi proses bisa terus bekerja diam‑diam. 

 

Salah satu pemicu letusan mendadak adalah perubahan besar di dalam ruang magma (magma chamber). Ketika volume magma kembali bertambah, misalnya dari suplai magma baru atau terjadi kristalisasi magma yang mengurangi ruang kosong, maka tekanan dalam ruang tersebut meningkat. Tekanan yang makin tinggi akhirnya bisa memaksa magma untuk keluar melalui kawah. 

 

Faktor lainnya adalah runtuhnya dinding ruang magma akibat ketidakstabilan atau gempa kecil yang tidak terdeteksi, sehingga jalur bagi magma menuju permukaan pun terbuka. Studi menunjukkan bahwa mekanisme seperti ini bisa menyebabkan gunung api yang tenang lama jadi aktif dengan cepat. 

 

Selain itu, pengaruh eksternal juga dapat berperan memicu letusan. Erosi kawah, longsoran, atau bahkan perubahan beban air di sekitar gunung (misalnya akibat hujan deras atau akumulasi danau) bisa melemahkan “tutup” gunung. Akibatnya, tekanan dari dalam lebih mudah mengeksplorasi ke luar dan memicu erupsi. 

 

Kesulitan utama dalam memprediksi letusan gunung tidur adalah bahwa banyak sinyal peringatan bisa saja tidak muncul. Misalnya, tidak selalu terjadi gempa vulkanik atau deformasi mencolok sebelum erupsi. Oleh karena itu, gunung yang dianggap “dormant” tetap dianggap berpotensi aktif oleh para vulkanolog. 

 

Kejadian letusan mendadak dari gunung api tidur  seperti yang baru‑baru ini terjadi pada gunung purba di Ethiopia  menjadi pengingat bahwa tidak ada gunung yang bisa dianggap benar‑benar aman hanya karena sudah lama diam.  Masyarakat dan pemerintah perlu tetap mengawal informasi pemantauan vulkanik. Siaga dan kesadaran bencana tetap penting meskipun gunung telah lama tidak aktif.

Sumber: CNN Indonesia

 

#sains #gunung

  • Penulis: Sumarni Mustapa
  • Editor: Hariyanto S. Auna
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #hukum #indonesia #politik #internasional #sulteng #paleleh #guru #pemprov #pilihan #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #hgn #edisihgn2025 #kpk #timnas #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #pahlawan #masjid #seagames2025 #karikatur #duka #teknologi #sains #psdku #liga #mtq #dprd #asia #polisi #asn #nusantara
Info

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉️ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok