Hukum   OTT Kepala Daerah: Mampukah Memberi Efek Jera atau Hanya Sekadar Isu Sesaat? Umum   TNI AD Kerahkan 21.707 Prajurit dan Alutsista Demi Selamatkan Warga Terdampak Bencana di Sumatra Kesehatan   Betis sebagai ‘Jantung Kedua’ — Pentingnya Otot Kaki untuk Sirkulasi Darah Khazanah   Bencana Alam: Ulah Manusia, Dosa, dan Peringatan Ilahi menurut Al‑Qur’an Hukum   MA Tekankan: Rehabilitasi Presiden Bukan Hambatan Hukum, Tapi Hak Istimewa Konstitusional Politik   Cak Imin Prihatin Lihat Konflik Internal PBNU, Minta Semua Pihak Menahan Diri Pendidikan   Digitalisasi Kelas Rasakan Dampaknya: Sekolah di Indonesia Kini Lebih Hidup Olahraga   Musim Baru Bergulir: Liga Nusantara 2025/26 Resmi Dibuka Hari Ini Khazanah   Islam Pandang Liburan sebagai Aktivitas Bernilai Asal Dilakukan Secara Bijak Pendidikan   Prabowo: Pendidikan Jadi Investasi Utama Bangsa Demi Masa Depan Cerah

Airlangga: Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tumbuh Positif

Ekonomi  29 November 2025
Airlangga: Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tumbuh Positif
BPMI Setpres/Muchlis Jr (https://www.presidenri.go.id/)

Pemerintah, melalui Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa proyeksi ekonomi Indonesia 2026 sangat positif. Indikator-indikator utama telah menunjukkan tren penguatan sampai akhir 2025. Optimisme ini menjadi landasan keyakinan bahwa 2026 bisa jadi tahun kebangkitan ekonomi nasional.

Menurut Airlangga, dua pilar utama mendukung prospek tersebut: konsumsi masyarakat dan investasi. Konsumsi rumah tangga menunjukkan peningkatan signifikan, dan realisasi investasi hingga September 2025 tumbuh kuat. Strategi ini diyakini akan menopang pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

Dari sisi kebijakan moneter dan fiskal, pemerintah dan bank sentral sudah mengambil langkah strategis. Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan ke 4,75 persen, yang membantu mendorong kredit dan konsumsi. Hal ini turut menjaga inflasi tetap terkendali pada level rendah.

Pemerintah juga mempercepat realisasi belanja kementerian dan lembaga serta program prioritas. Belanja publik ini jadi stimulus besar bagi aktivitas ekonomi, khususnya menjelang akhir tahun. Dengan demikian, basis fiskal dan moneter mendukung kondisi yang kondusif untuk 2026.

Airlangga menyebut bahwa hampir seluruh risiko ekonomi untuk 2026 sudah dikelola dan diserap tahun ini. Dengan demikian, ruang bagi upside potential terbuka lebar. Target pertumbuhan yang dipatok dalam APBN, yakni sekitar 5,4 persen, dianggap realistis bahkan bisa terlampaui.

Meski optimis, pemerintah tetap mengawal berbagai variabel ekonomi agar stabilitas terjaga. Inflasi, nilai tukar, dan suku bunga akan terus dipantau secara ketat. Dengan koordinasi kebijakan yang baik, 2026 diharapkan menjadi tahun kebangkitan bagi perekonomian Indonesia.

Sumber: TVRI News

#nasional #ekonomi

  • Penulis: Irfan Mansur
  • Editor: Hariyanto S. Auna
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #guru #pendidikan #pariwisata #pilihan #politik #hukum #wisata #paleleh #internasional #laut #pantai #sulteng #pemprov #hgn #edisihgn2025 #islam #presiden #pgri #bupati #pahlawan #bisnis #timnas #kpk #indonesia #khazanah #sorotan #info #prabowo #karikatur #sains #psdku #dprd #polisi #bencana #masjid #keuangan #ilmu #duka #edisipsdku #teknologi #liburan #pertanian #liga #pemandangan
Info

Hari Guru Nasional 2025
Bapenda Sulteng Bebaskan Tunggakan dan Denda PKB, Berlaku 19 November–20 Desember 2025

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok