Umum   Kapolri Dorong Fatwa Haram Vape, MUI Siapkan Kajian Komprehensif Pemprov Sulteng   Anwar Hafid Sambut Kedatangan Duta Besar Rusia, Buka Peluang Kerja Sama dengan Sulawesi Tengah Sains   Pengaruh Game Online terhadap Karakter Anak: Peran Orang Tua dalam Membentuk Perilaku Positif Pemda Buol   Bupati Buol Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Siap Perluas Akses Modal untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Umum   Selamat Hari Santri Oleh Yayasan Auna Center Indonesia Teknologi   Dua Celah Kritis PHP Ancam Keamanan Website di Seluruh Dunia, Administrator Diminta Segera Bertindak Umum   Pemkab Buol Evaluasi PJU, Perbaikan Lampu Jalan Dipercepat Umum   Greenpeace Indonesia Soroti Krisis Iklim yang Memperberat Beban Hidup Masyarakat Umum   Gubernur Anwar Hafid Dorong Beasiswa bagi Guru dan Tenaga Kesehatan di Sulawesi Tengah Umum   Pemkab Buol dan SMAN 1 Biau Kampanyekan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan
Nona Baby Shop
Pasang Iklan

Tiga Guru Penerima Anugerah Guru Indonesia 2025 Diganjar Apresiasi Tertinggi

Pendidikan  29 November 2025
Tiga Guru Penerima Anugerah Guru Indonesia 2025 Diganjar Apresiasi Tertinggi
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama tiga sosok guru yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan komitmen luar biasa di Hari Guru Nasional 2025 (KalderaNews/JS de Britto)

Puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Jumat (28/11/2025). Pada acara itu, Prabowo Subianto menyerahkan Anugerah Guru Indonesia kepada tiga pendidik yang dianggap berprestasi dan berdedikasi tinggi. Penghargaan ini menunjukkan betapa penting peran guru dalam membentuk masa depan bangsa.

Tiga guru tersebut adalah Umi Salamah, Koko Triantoro, dan Syifa Urrachman. Umi Salamah membuka rumah pribadinya menjadi tempat belajar bagi mereka yang tak bisa mengenyam pendidikan formal.

Koko Triantoro mengabdikan diri lebih dari sepuluh tahun di wilayah 3T melalui Program “Zero Illiteracy”, mengajar calistung di 25 sekolah secara konsisten. Dedikasinya membuktikan bahwa akses pendidikan bisa dibawa ke pelosok dengan komitmen kuat dan keteladanan nyata.

Sementara itu, Syifa Urrachman guru muda penyandang disabilitas netra menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia mengembangkan metode pembelajaran inklusif menggunakan teknologi seperti kompira (komputer bicara) untuk membantu siswa tunanetra belajar. Inovasi dan kemauan kerasnya menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan dalam berkarya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa guru adalah tonggak utama kemajuan bangsa. Ia meminta agar komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan diiringi dengan dukungan nyata dari negara baik dari segi fasilitas, kesejahteraan, maupun apresiasi.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bahwa penghargaan seperti ini bukan sekadar simbol melainkan bagian dari upaya memajukan pendidikan di Indonesia. Dengan adanya guru-guru inspiratif ini diharapkan semangat “mengajar dengan hati” terus menyebar ke seluruh pelosok negeri.

Sumber: 
https://www.presidenri.go.id/

#hgn #nasional #presiden #guru #prestasi #edishgn2025

  • Penulis: Irfan Mansur
  • Editor: Hariyanto S. Auna
💬 Tinggalkan Komentar

Silakan login untuk komentar

🔑 Masuk dengan Google

Belum ada komentar

Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #indonesia #hukum #sulteng #politik #internasional #pemprov #paleleh #pilihan #guru #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #edisihgn2025 #teknologi #kpk #timnas #sorotan #kabupaten #info #prabowo #presiden #pgri #hgn #sains #pahlawan #seagames2025 #masjid #karikatur #duka #psdku #liga #mtq #dprd #asia #gubernur #polri
Info


Info



Editorial →


f X IG IG TikTok