Cak Imin menyampaikan keprihatinan atas konflik yang terjadi di internal PBNU. Ia menilai situasi tersebut membuat warga Nahdliyin sedih dan bingung. Menurutnya, kondisi itu harus segera diluruskan secara bijak.
Konflik muncul setelah adanya risalah harian yang meminta Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf untuk mundur. Surat edaran kemudian beredar dan menyatakan bahwa jabatan ketua umum telah dicabut. Langkah itu memicu reaksi dari berbagai pihak.
Yahya menanggapi dengan meminta penyelesaian dilakukan melalui mekanisme organisasi. Ia menilai muktamar berikutnya adalah forum terbaik untuk merumuskan keputusan final. Ia juga mengajak semua pihak menjaga ketenangan.
Sejumlah pengurus PBNU menawarkan jalur keberatan melalui Majelis Tahkim. Mekanisme ini dipandang sebagai cara resmi untuk menyelesaikan polemik. Namun, belum ada kejelasan kapan keputusan akhir akan diambil.
Cak Imin berharap masalah ini tidak semakin melebar. Ia meminta seluruh pihak menahan diri demi persatuan umat. Ia mengingatkan bahwa ketegangan hanya akan memperburuk kondisi organisasi.
Menurutnya, warga NU menginginkan keteduhan dan kepemimpinan yang selaras. Konflik internal dianggap meresahkan banyak kalangan. Karena itu, penting untuk mengutamakan dialog dan kesabaran.
Cak Imin menegaskan bahwa penyelesaian damai adalah prioritas. Ia mengajak semua tokoh NU kembali duduk bersama. Harapannya, perselisihan dapat berakhir tanpa menimbulkan perpecahan.
Sumber: https://www.antaranews.com/
#nasional #pbnu #imin #politik
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.