Khazanah   Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H melalui Sidang Isbat 2026 Umum   Pawai Obor Terangi Malam Buol, Warga Antusias Sambut Ramadhan 1447 H Pemda Buol   Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Ketahanan Daerah Pemda Buol   Hari Desa Nasional 2026: Pemkab Buol Perkuat Peran Desa sebagai Motor Pembangunan Pemda Buol   Pemkab Buol Tingkatkan Sinergi dengan LAN RI untuk Pengembangan Kapasitas ASN dan Inovasi Pemerintahan Pemda Buol   Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira di Koramil 1305-05 Biau, Kabupaten Buol Umum   Wakil Bupati Buol Tutup MTQ XII dan Tetapkan Tuan Rumah MTQ XIII Politik   Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Secara Maksimal untuk Percepatan Pembangunan Sumatera Hukum   KPK Jadwalkan Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Perkara yang Ditangani Olahraga   Indonesia Tambah 9 Emas, Posisi Klasemen Medali SEA Games 2025 Menguat

Bencana Alam: Ulah Manusia, Dosa, dan Peringatan Ilahi menurut Al‑Qur’an

Khazanah  30 November 2025
Bencana Alam: Ulah Manusia, Dosa, dan Peringatan Ilahi menurut Al‑Qur’an


Menurut Al‑Qur’an, bencana alam bukan selalu sekadar fenomena alam biasa. Banjir, gempa, longsor atau malapetaka lain bisa muncul karena perbuatan manusia sendiri seperti merusak lingkungan maupun mengeksploitasi alam secara berlebihan. Manusia dianggap ikut andil dalam memunculkan kerusakan yang akhirnya menjadi bencana.

Kerusakan lingkungan seperti penebangan hutan sembarangan, pencemaran laut dan darat, serta hilangnya daerah resapan air disebut sebagai pemicu utama bencana. Ketika alam sudah kehilangan keseimbangan, bencana menjadi konsekuensi logis atas perusakan tersebut. Dengan demikian, cara manusia memperlakukan alam sangat menentukan keselamatan bersama.

Tak hanya kerusakan fisik terhadap alam, perilaku moral dan spiritual manusia juga diperhitungkan. Dosa kolektif seperti maksiat, penzaliman, kezaliman sosial dan pengabaian nilai agamawi dipandang sebagai faktor yang bisa memancing bencana sebagai bentuk peringatan atau hukuman. Bencana bisa jadi adalah refleksi dari akumulasi pelanggaran manusia terhadap perintah Tuhan.

Sejarah umat terdahulu dalam Al‑Qur’an menunjukkan bahwa kaum yang mendustakan utusan Allah dan terus melakukan kejahatan sering ditimpa musibah dahsyat. Kejadian itu menjadi pelajaran bahwa ketidaktaatan membawa konsekuensi. Maka bencana tak selalu acak tapi kadang pesan moral agar manusia introspeksi diri.

Namun bencana tidak selalu identik dengan murka Tuhan. Dalam perspektif ini, bencana bisa juga menjadi bentuk kasih sayang dan peringatan agar manusia sadar, bertobat, dan kembali ke jalan benar. Melalui ujian seperti itu, manusia diingatkan akan keberadaan Tuhan dan tanggung‑jawab menjaga alam serta kehidupan bersama.

Dengan pemahaman ini, manusia diajak untuk menjaga alam, menghormati lingkungan, dan memperbaiki perilaku secara individu maupun kolektif. Tanggung jawab terhadap bumi dan sesama menjadi bagian dari iman yang menuntut kesadaran dan kepekaan. Semoga kesadaran ini tumbuh, agar bencana bisa dicegah dan hidup bersama lebih harmonis.

Sumber: https://www.dompetdhuafa.org/

#bencana #islam #ilmu #khazanah #agama

  • Penulis: Ridwan Maliki
  • Editor: Nuriyati Hamzah
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #hukum #indonesia #politik #internasional #sulteng #paleleh #guru #pemprov #pilihan #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #hgn #edisihgn2025 #kpk #timnas #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #pahlawan #masjid #seagames2025 #karikatur #duka #teknologi #sains #psdku #liga #mtq #dprd #asia #polisi #asn #nusantara
Info

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉️ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok