Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penambahan anggaran bagi pemerintah daerah yang terdampak bencana di Sumatera. Dalam rapat terbatas di posko penanganan bencana di Aceh, ia memerintahkan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui menterinya agar menyetujui alokasi tambahan untuk kabupaten dan provinsi yang mengalami kerusakan.
Sebelumnya, pemda yang terdampak telah mengusulkan dana sebesar Rp 2 miliar per kabupaten/kota. Namun, Prabowo memutuskan untuk menggandakan usulan tersebut menjadi Rp 4 miliar untuk setiap kabupaten/kota terdampak.
Selain itu, untuk pemerintah provinsi yang terdampak berat, pemerintah pusat akan memberikan alokasi lump‑sum sebesar Rp 20 miliar. Dana ini diharapkan bisa membantu penanganan pasca‑bencana secara efektif.
Langkah ini diambil sebagai tanggapan atas kondisi darurat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera di mana bencana alam seperti banjir dan longsor telah menimbulkan kerusakan signifikan. melalui alokasi ini berupaya memastikan bantuan, evakuasi, dan rehabilitasi infrastruktur bisa berjalan cepat dan tepat sasaran.
Presiden menegaskan bahwa anggaran telah disiapkan di dalam APBN dan bahwa pihaknya akan melakukan efisiensi di pusat agar dana darurat bisa diarahkan ke daerah terdampak. Pemerintah juga menyerukan agar seluruh kementerian dan lembaga terkait termasuk TNI dan Polri mendukung penuh upaya penanganan darurat.
Dengan keputusan ini, diharapkan pemda terdampak bencana mendapat dukungan finansial memadai untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga: dari logistik, layanan kesehatan, hingga pemulihan infrastruktur. Proses penyaluran anggaran dan koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar bantuan bisa dirasakan segera oleh masyarakat.
Sumber: detik.com
#bencana #anggarn #nasional #prabowo #sumatra #banjir
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.