Umum   Kapolri Dorong Fatwa Haram Vape, MUI Siapkan Kajian Komprehensif Pemprov Sulteng   Anwar Hafid Sambut Kedatangan Duta Besar Rusia, Buka Peluang Kerja Sama dengan Sulawesi Tengah Sains   Pengaruh Game Online terhadap Karakter Anak: Peran Orang Tua dalam Membentuk Perilaku Positif Pemda Buol   Bupati Buol Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Siap Perluas Akses Modal untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Umum   Selamat Hari Santri Oleh Yayasan Auna Center Indonesia Teknologi   Dua Celah Kritis PHP Ancam Keamanan Website di Seluruh Dunia, Administrator Diminta Segera Bertindak Umum   Pemkab Buol Evaluasi PJU, Perbaikan Lampu Jalan Dipercepat Umum   Greenpeace Indonesia Soroti Krisis Iklim yang Memperberat Beban Hidup Masyarakat Umum   Gubernur Anwar Hafid Dorong Beasiswa bagi Guru dan Tenaga Kesehatan di Sulawesi Tengah Umum   Pemkab Buol dan SMAN 1 Biau Kampanyekan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan
Nona Baby Shop
Pasang Iklan

Ancaman Keras Purbaya: Pegawai Bea Cukai Bisa Dirumahkan Tanpa Gaji

Ekonomi  09 December 2025
Ancaman Keras Purbaya: Pegawai Bea Cukai Bisa Dirumahkan Tanpa Gaji
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sidak ke Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Graha Segara di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.Foto: detikcom/ Shafira Cendra Arini

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, kembali menegaskan bahwa instansi Bea Cukai harus segera berbenah. Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, ia menyatakan bahwa “zero fraud” tak mungkin tercapai secara sempurna, tetapi menegaskan bahwa pegawai Bea Cukai harus menghentikan praktik penyimpangan.

 

Sebagai peringatan keras, Purbaya menyampaikan bahwa jika dalam satu tahun ke depan tidak ada perbaikan signifikan, seluruh pegawai Bea Cukai bisa dirumahkan  tanpa dibayar gaji dan kemungkinan besar instansi ini akan dibekukan. Semua kewenangan kepabeanan bisa dialihkan ke perusahaan swasta, seperti kebijakan pada masa lalu, sebagai bentuk “bersih-bersih.”

 

Ancaman ini muncul setelah banyak laporan praktik penyelundupan, kesalahan administratif pemberitahuan ekspor, penyamaran ekspor antar pulau, serta penyembunyian barang ilegal dengan mencampur barang legal yang disebut sebagai modus pelanggaran paling sering ditemukan.

 

Purbaya menegaskan bahwa intensifikasi pengawasan harus dilakukan: mulai dari pre-clearance, clearance dengan alat seperti X-ray dan patroli laut, hingga audit post-clearance bersama instansi terkait.

 

Menanggapi tekanan ini, Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budi Utama, menyatakan bahwa peringatan dari Purbaya adalah bentuk koreksi yang harus disambut secara positif. Ia berjanji akan memperbaiki budaya kerja, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan profesionalisme pegawai agar stigma negatif seperti pungli bisa dihapus.

 

Menurutnya, Bea Cukai harus menunjukkan bahwa mereka bisa berubah sebelum pemerintah mengambil langkah ekstrem seperti pembekuan.

 

Dengan ultimatum ini, Purbaya berharap tindakan tegas bisa menghentikan praktik ilegal di lingkungan kepabeanan, serta memulihkan kepercayaan publik terhadap Bea Cukai. Bagi pegawai, ini menjadi peringatan keras bahwa jika tidak ada perbaikan bukan hanya reputasi, tetapi juga nasib pekerjaan mereka terancam.


Sumber: https://finance.detik.com/

#purbaya #ekonomi #nasional #hukum

  • Penulis: Irfan Mansur
  • Editor: Nuriyati Hamzah
đź’¬ Tinggalkan Komentar

Silakan login untuk komentar

🔑 Masuk dengan Google

Belum ada komentar

Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #indonesia #hukum #sulteng #politik #internasional #pemprov #paleleh #pilihan #guru #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #edisihgn2025 #teknologi #kpk #timnas #sorotan #kabupaten #info #prabowo #presiden #pgri #hgn #sains #pahlawan #seagames2025 #masjid #karikatur #duka #psdku #liga #mtq #dprd #asia #gubernur #polri
Info


Info



Editorial →


f X IG IG TikTok