Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulteng (Diskominfosantik) menggelar Forum Satu Data Provinsi Sulawesi Tengah. Forum ini berfokus pada optimalisasi pengisian data sektoral dan koordinasi antar unit kerja di lingkungan pemerintahan. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari 48 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pejabat dari instansi statistik dan pemerintahan provinsi.
Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin D. Yambas, menyatakan bahwa penguatan data sektoral adalah langkah penting untuk mendukung kebijakan yang tepat dan berbasis bukti. Ia menekankan bahwa data harus lengkap, mutakhir, dan terstandar agar pembangunan daerah bisa direncanakan secara akurat.
Forum ini diharapkan menjadi ruang koordinasi antara “wali data” dan “produsen data” dari berbagai OPD. Tujuannya memastikan bahwa tata kelola data di Sulawesi Tengah sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia (SDI): data standarisasi, metadata lengkap, interoperabilitas, serta referensi data induk yang seragam.
Salah satu harapan dari forum ini adalah terciptanya sinergi antardinas sehingga tidak ada fragmentasi informasi atau data yang saling tumpang tindih. Dengan demikian, pengumpulan, pertukaran, dan penggunaan data bisa lebih efisien dan lebih transparan.
Forum juga menargetkan terciptanya platform data terpusat yang mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan. Platform ini diharapkan membantu perencanaan, evaluasi, dan monitoring pembangunan dari perencana sampai ke masyarakat umum.
Penekanan pada komitmen memperbarui data secara rutin disampaikan agar data sektoral selalu terkini. Dengan demikian, kebijakan dan program pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan lebih akurat, relevan, dan mampu menyesuaikan dinamika kebutuhan daerah.
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.