Cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) mencatat prestasi bersejarah bagi Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Ini merupakan kali pertama MMA dipertandingkan di ajang olahraga se-Asia Tenggara tersebut.
Atlet putri Indonesia, Dwi Ani Retno Wulan, berhasil meraih medali emas pada nomor traditional -54 kg. Wulan tampil dominan dan menundukkan lawannya dari Vietnam dalam pertandingan final yang berlangsung ketat.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi tim MMA Indonesia karena mencatatkan emas pertama bagi kontingen Merah Putih dari cabor yang baru debut. Wulan menyatakan kemenangan ini hasil dari persiapan matang dan disiplin dalam mengikuti arahan pelatih.
Ia mengaku sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Wulan mengatakan bahwa kerja keras satu tahun terakhir membuahkan hasil di ajang internasional. Kemenangan ini ia persembahkan kepada keluarga dan tim pelatih yang mendukungnya.
Selain emas dari Wulan, cabang MMA juga menyumbang medali perak di beberapa kelas lain. Dua atlet putri meraih perak pada kelas modern -54 kg dan -60 kg. Beberapa atlet putra juga berhasil mempersembahkan medali perunggu.
Prestasi ini memperlihatkan perkembangan positif MMA Indonesia di pentas internasional. Kontingen berharap hasil ini menjadi pijakan untuk target prestasi yang lebih tinggi di masa depan. Semangat juang atlet Indonesia tetap tinggi meskipun persaingan sangat ketat di SEA Games kali ini.
Meskipun emas dicapai, status MMA sebagai nomor debut membuat pencapaian ini tidak selalu masuk dalam perhitungan medali resmi kontingen. Namun bagi pecinta olahraga dan tim, ini tetap menjadi momen bersejarah yang membanggakan. Indonesia kini makin dikenal di arena internasional untuk cabang olahraga tarung campuran.
#olahraga #mma #seasia #seagames2025 #indonesia
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.