Hukum   OTT Kepala Daerah: Mampukah Memberi Efek Jera atau Hanya Sekadar Isu Sesaat? Umum   TNI AD Kerahkan 21.707 Prajurit dan Alutsista Demi Selamatkan Warga Terdampak Bencana di Sumatra Kesehatan   Betis sebagai ‘Jantung Kedua’ — Pentingnya Otot Kaki untuk Sirkulasi Darah Khazanah   Bencana Alam: Ulah Manusia, Dosa, dan Peringatan Ilahi menurut Al‑Qur’an Hukum   MA Tekankan: Rehabilitasi Presiden Bukan Hambatan Hukum, Tapi Hak Istimewa Konstitusional Politik   Cak Imin Prihatin Lihat Konflik Internal PBNU, Minta Semua Pihak Menahan Diri Pendidikan   Digitalisasi Kelas Rasakan Dampaknya: Sekolah di Indonesia Kini Lebih Hidup Olahraga   Musim Baru Bergulir: Liga Nusantara 2025/26 Resmi Dibuka Hari Ini Khazanah   Islam Pandang Liburan sebagai Aktivitas Bernilai Asal Dilakukan Secara Bijak Pendidikan   Prabowo: Pendidikan Jadi Investasi Utama Bangsa Demi Masa Depan Cerah

Presiden Prabowo Bahas Gelar Pahlawan Nasional Menjelang Hari Pahlawan 2025

Politik  06 November 2025
Presiden Prabowo Bahas Gelar Pahlawan Nasional Menjelang Hari Pahlawan 2025
(Kementerian Sekretariat Negara RI)

Jakarta, 5 November 2025 — Menjelang peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November mendatang, Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan penting dengan Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (05/11/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis terkait penganugerahan gelar kepahlawanan nasional kepada tokoh-tokoh yang dinilai telah berjasa bagi bangsa.

Dalam konferensi pers setelah pertemuan, Fadli Zon mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama yang dibahas bersama Presiden Prabowo adalah proses penetapan gelar pahlawan nasional tahun ini. “Setiap tahun, kita melaksanakan proses pengusulan secara berjenjang, mulai dari kabupaten/kota hingga tingkat nasional. Proses ini melibatkan banyak pihak, termasuk akademisi dan tokoh masyarakat,” ujar Fadli.

Ia menjelaskan, terdapat 40 nama baru calon pahlawan nasional yang diajukan oleh berbagai daerah di Indonesia, ditambah 9 nama lanjutan dari daftar pengusulan tahun sebelumnya. Setelah melalui tahap seleksi, kajian, dan penelitian mendalam, Dewan GTK menetapkan 24 nama sebagai usulan prioritas untuk dibahas lebih lanjut guna ditetapkan sebagai pahlawan nasional tahun 2025.

Fadli Zon menegaskan bahwa dalam menyeleksi calon pahlawan, Dewan GTK mempertimbangkan berbagai aspek penting. “Kami juga melihat latar belakang daerah, peran gender, hingga kontribusi nyata dalam perjuangan kemerdekaan maupun pembangunan bangsa. Ini penting agar anugerah gelar pahlawan mencerminkan keberagaman dan keadilan bagi seluruh elemen bangsa,” jelasnya.

Pemberian gelar pahlawan nasional ini diharapkan dapat menjadi momentum pengingat dan apresiasi negara terhadap para tokoh yang telah memberikan dedikasi dan perjuangan luar biasa bagi Republik Indonesia. Rencananya, daftar nama yang terpilih akan diumumkan secara resmi menjelang Hari Pahlawan 10 November 2025.

Dengan langkah ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menjaga semangat kebangsaan dan menghormati jasa para pahlawan yang telah membuka jalan bagi kemerdekaan dan kemajuan Indonesia saat ini.

#budaya #nasional #pahlawan

  • Penulis: Johan
  • Editor: Agung
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #guru #pendidikan #pariwisata #pilihan #politik #hukum #wisata #paleleh #internasional #laut #pantai #sulteng #pemprov #hgn #edisihgn2025 #islam #presiden #pgri #bupati #pahlawan #bisnis #timnas #kpk #indonesia #khazanah #sorotan #info #prabowo #karikatur #sains #psdku #dprd #polisi #bencana #masjid #keuangan #ilmu #duka #edisipsdku #teknologi #liburan #pertanian #liga #pemandangan
Info

Hari Guru Nasional 2025
Bapenda Sulteng Bebaskan Tunggakan dan Denda PKB, Berlaku 19 November–20 Desember 2025

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉️ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok