Banyak muslim meyakini bahwa membaca Surah Al‑Kahfi pada malam Jumat membawa berkah khusus. Surah ini dianggap mampu memberi cahaya spiritual bagi pembacanya. Artikel di media populer membahas amalan ini sebagai sunnah yang dianjurkan.
Menurut sebagian riwayat, pembaca Surah Al‑Kahfi pada malam Jumat akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah. Keutamaan ini disebut sebagai tanda perlindungan dan penerangan bagi orang beriman. Namun, sebagian ulama menekankan bahwa waktu pembacaan tidak terbatas hanya malam Jumat.
Selain waktu, Surah Al‑Kahfi juga memiliki keutamaan lain yang spiritual. Membaca sepuluh ayat pertama dipercaya dapat melindungi dari fitnah Dajjal. Hal ini menjadikan surah ini sebagai pengingat agar selalu meningkatkan keimanan.
Ulama menekankan bahwa membaca Surah Al‑Kahfi harus disertai niat dan pemahaman makna ayat. Keikhlasan adalah kunci agar pembacaan menjadi amalan berkualitas. Tanpa pemahaman, manfaat spiritual mungkin tidak terasa secara maksimal.
Meski banyak riwayat menyebut keutamaan, derajat hadis berbeda-beda menurut para ulama. Ada yang menilai hadis sahih dan ada yang lemah. Oleh karena itu, pembaca dianjurkan untuk mengamalkan dengan hati yang tulus.
Kesimpulannya, membaca Surah Al‑Kahfi pada malam atau hari Jumat adalah amalan sunnah yang baik. Keutamaan datang dari niat yang ikhlas dan memahami kandungan surah. Amalan ini tidak wajib, tetapi membawa ketenangan dan cahaya bagi pembaca.
Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!
Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.
Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis,
tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.